liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Rokok elektrik atau vape.

Sama-sama Mengandung Nikotin, Rokok Elektrik Tidak Lebih Aman dari Rokok Konvensional

1 minute, 5 seconds Read

Sabtu, 14 Januari 2023 – 19:45 WIB

Gaya Hidup VIVA – Rokok elektrik atau dikenal dengan banyak nama lain seperti vape, vapoizer dan lain sebagainya, seringkali dianggap sebagai alternatif rokok yang lebih aman. Faktanya, rokok elektrik sama berbahayanya dengan rokok konvensional.

Dr Erlina Burhan, SpP(K), MSc, Pulmonolog, Dewan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI, dan Ketua Satgas Covid PB IDI), menjelaskan perokok vape dan orang di sekitarnya masih rentan. bahan kimia yang bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker. .

Vape atau rokok elektrik.

Zat ini dapat menyebabkan iritasi, peradangan, hidung tersumbat, bahkan risiko luka bakar akibat kandungan litium dalam rokok, meskipun hal ini jarang terjadi.

Selain itu, tambah dr Erlina, rokok elektrik memiliki kemiripan dengan rokok konvensional yaitu sama-sama mengandung nikotin yang bersifat karsinogenik, serta zat racun lain yang menimbulkan kecanduan yang berbahaya bagi kesehatan di kemudian hari.

“Rokok elektrik mudah dihilangkan dari rokok konvensional, dan dapat membantu menghilangkan kecanduan rokok, tapi tidak. Dari data yang terkumpul, rokok elektrik tidak bisa membebaskan orang dari kecanduan merokok,” jelas dokter Erlina dalam temu media secara virtual, Sabtu, 14 Januari 2023.

Berbagai bentuk rokok elektronik atau vape.

Halaman selanjutnya

Dijelaskan lebih lanjut, rokok elektrik mengandung zat beracun seperti nikotin, propilen glikol, gliserin, dan perasa. Meski kadar nikotin bervariasi antara 14-87 mg per CC, menurut analisis FDA (Food and Drug Administration of the United States), 100 isapan mengandung 26-43 gram nikotin.

Similar Posts