liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Orgasme.

Rangsang Puting Hingga Jilat Leher, Ini 5 Jenis Orgasme Sensasi Nikmat di Zona Erotis

1 minute, 32 seconds Read

Kamis, 5 Januari 2023 – 00:12 WIB

Gaya Hidup VIVA – Ketika kita berbicara tentang orgasme, itu mencakup banyak bentuk, yang sayangnya jarang disadari oleh sebagian orang. Hal ini tidak mengherankan, karena orgasme datang dengan sensasi yang berbeda dan mempengaruhi tubuh setiap orang dengan kondisi yang berbeda pula.

Orgasme berbeda karena muncul melalui sensasi yang berbeda, bertahan untuk durasi yang berbeda, dan sebaliknya memengaruhi kita dengan berbagai cara. Padahal, orgasme setiap orang bisa saja berasal dari titik kenikmatan yang berbeda. Gulir ke yang berikutnya.

Ada banyak kemungkinan orgasme yang bisa dicapai oleh satu orang, belum tentu orang lain bisa mengalaminya. Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun ada berbagai jenis orgasme, bukan berarti setiap orang harus mengalaminya.

“Jika Anda tidak mengalami jenis orgasme tertentu, itu tidak membuat Anda kurang menyenangkan, dan itu tidak membuat Anda merasa kurang menyenangkan,” kata Gigi Engle, pelatih seks bersertifikat, pendidik seks dari Alexander Institute dan kesenangan profesional di O.School, kata SheKnows.

Ilustrasi wanita/cinta.

“Orang mengalami kesenangan dan seksualitas dalam banyak hal; apa pun yang memberi Anda kesenangan adalah yang paling valid. Penting untuk memiliki informasi itu sehingga Anda memiliki alat yang Anda inginkan atau butuhkan untuk apa pun yang Anda pilih untuk dijelajahi dalam seksualitas Anda sendiri… Karena mari kita perjelas: Tubuh setiap orang berbeda dan menakjubkan,” tambahnya.

Engle menambahkan bahwa menekan diri sendiri untuk mencapai orgasme sebenarnya bisa menjadi bumerang. Anda harus fokus pada pengalaman kenikmatan seksual itu sendiri, bukan mencapai orgasme, yang disebutnya sebagai produk sampingan yang membahagiakan.

“Seks seharusnya membawa kesenangan bagi pasangan Anda, membawa kesenangan bagi diri Anda sendiri dan menikmati pengalaman intim daripada melihatnya sebagai berorientasi pada tujuan,” jelasnya.

Halaman selanjutnya

Seksolog bersertifikat Barbara Carrellas menambahkan bahwa jika Anda menginginkan orgasme yang lebih banyak atau berbeda, sebaiknya Anda berlatih sendiri terlebih dahulu agar dapat berkomunikasi secara efektif dengan pasangan. Jadi, bukan pasangan Anda yang bertanggung jawab atas orgasme Anda, melainkan Anda.

Similar Posts